Tidak bisa dipungkiri bahwa di era digital ini keberadaan HP (handphone atau telpon genggam) sudah menjadi gaya hidup masyarakat,termasuk di Indonesia. Tidak peduli dari kalangan bawah maupun orang-orang kaya, HP sudah menjadi barang yang dibutuhkan setiap saat. Dengan HP pula kita merasa sangat terbantu khususnya dalam hal berkomunikasi.
| Motivasi Pencemaran lingkungan merupakan masalah kita bersama, yang semakin penting untuk diselesaikan, karena menyangkut keselamatan, kesehatan, dan kehidupan kita. Siapapun bisa berperan serta dalam menyelesaikan masalah pencemaran lingkungan ini, termasuk kita. Dimulai dari lingkungan yang terkecil, diri kita sendiri, sampai ke lingkungan yang lebih luas.Permasalahan pencemaran lingkungan yang harus segera kita atasi bersama diantaranya pencemaran air tanah dan sungai, pencemaran udara perkotaan, kontaminasi tanah oleh sampah, hujan asam, perubahan iklim global, penipisan lapisan ozon, kontaminasi zat radioaktif, dan sebagainya. Untuk menyelesaikan masalah pencemaran lingkungan ini, tentunya kita harus mengetahui sumber pencemar, bagaimana proses pencemaran itu terjadi, dan bagaimana langkah penyelesaian pencemaran lingkungan itu sendiri. @ | ||||||
| Sumber Pencemar Pencemar datang dari berbagai sumber dan memasuki udara, air dan tanah dengan berbagai cara. Pencemar udara terutama datang dari kendaraan bermotor, industi, dan pembakaran sampah. Pencemar udara dapat pula berasal dari aktivitas gunung berapi.Pencemaran sungai dan air tanah terutama dari kegiatan domestik, industri, dan pertanian. Limbah cair domestik terutama berupa BOD, COD, dan zat organik. Limbah cair industri menghasilkan BOD, COD, zat organik, dan berbagai pencemar beracun. Limbah cair dari kegiatan pertanian terutama berupa nitrat dan fosfat. | sumber foto : www | |||||
| Proses Pencemaran Proses pencemaran dapat terjadi secara langsung maupun tidak langsung. Secara langsung yaitu bahan pencemar tersebut langsung berdampak meracuni sehingga mengganggu kesehatan manusia, hewan dan tumbuhan atau mengganggu keseimbangan ekologis baik air, udara maupun tanah. Proses tidak langsung, yaitu beberapa zat kimia bereaksi di udara, air maupun tanah, sehingga menyebabkan pencemaran. Pencemar ada yang langsung terasa dampaknya, misalnya berupa gangguan kesehatan langsung (penyakit akut), atau akan dirasakan setelah jangka waktu tertentu (penyakit kronis). Sebenarnya alam memiliki kemampuan sendiri untuk mengatasi pencemaran (self recovery), namun alam memiliki keterbatasan. Setelah batas itu terlampaui, maka pencemar akan berada di alam secara tetap atau terakumulasi dan kemudian berdampak pada manusia, material, hewan, tumbuhan dan ekosistem. Langkah Penyelesaian Penyelesaian masalah pencemaran terdiri dari langkah pencegahan dan pengendalian. Langkah pencegahan pada prinsipnya mengurangi pencemar dari sumbernya untuk mencegah dampak lingkungan yang lebih berat. Di lingkungan yang terdekat, misalnya dengan mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan, menggunakan kembali (reuse) dan daur ulang (recycle). Di bidang industri misalnya dengan mengurangi jumlah air yang dipakai, mengurangi jumlah limbah, dan mengurangi keberadaan zat kimia PBT (Persistent, Bioaccumulative, and Toxic), dan berangsur-angsur menggantinya dengan Green Chemistry. Green chemistry merupakan segala produk dan proses kimia yang mengurangi atau menghilangkan zat berbahaya. Tindakan pencegahan dapat pula dilakukan dengan mengganti alat-alat rumah tangga, atau bahan bakar kendaraan bermotor dengan bahan yang lebih ramah lingkungan. Pencegahan dapat pula dilakukan dengan kegiatan konservasi, penggunaan energi alternatif, penggunaan alat transportasi alternatif, dan pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Langkah pengendalian sangat penting untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat. Pengendalian dapat berupa pembuatan standar baku mutu lingkungan, monitoring lingkungan dan penggunaan teknologi untuk mengatasi masalah lingkungan. Untuk permasalahan global seperti perubahan iklim, penipisan lapisan ozon, dan pemanasan global diperlukan kerjasama semua pihak antara satu negara dengan negara lain. sumber: http://www.kitada.eco.tut.ac.jp | ||||||
Kecantikan wanita sering dihubungkan dengan Cleopatra. Banyak rahasia dari Cleopatra yang dipakai sampai saat ini dalam melakukan perawatan tubuh.
Kulit Cleopatra yang indah menjadi daya tarik tersendiri. Bagi wanita resep kecantikan ala Cleopatra sampai saat ini masih dipercaya untuk membuat kulit cantik sempurna. Apa saja perawatan Cleopatra yang dilakukan dahulu kala? Ini dia!
1. Lidah buaya
Konon katanya, Cleopatra sering memijat lembut kulitnya dengan lidah buaya. Gel yang terkandung dalam lidah buaya memiliki kandungan emolien, yang bermanfaat untuk mengencangkan kulit.
2. Kelapa
Pijatan lembut dengan minyak kelapa akan memberikan kulit yang berkilau. Minyak kelapa menyerap ke dalam kulit dengan cepat dan sangat pas untuk menghindari dari keriput.
3. Timun
Irisan mentimun sejak lama dipercaya untuk perawatan wajah. Makanan yang memiliki kandungan air tinggi ini baik untuk memelihara kulit dan membantu menghindari keriput. Dengan menaruh irisan mentimun di atas wajah akan berkontribusi besar untuk kulit.
4. Menggosok kulit
Menggosok kulit dengan gerakan memutar pada saat Anda mandi akan menghilangkan sel-sel kulit mati di kulit. Selain itu cara ini berfungsi untuk melancarkan peredaran darah, sehingga baik untuk kesehatan dan kecantikan kulit.
- Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung serat.
- Konsumsi air 8 gelas sehari atau setara 2 liter.
- Olahraga teratur.
- Jangan sembarangan mengkonsumsi obat pencahar dan selalu konsultasi ke dokter sebelum menggunakannya.
- Jangan menunda keinginan untuk BAB.
